Ini Dia Tahapan Birokrasi Mengurus Buku Nikah

Bagi kamu yang akan menikah, tentunya tidak bisa terlepas dari proses birokrasi di baliknya. Tentu saja, karena menikah tidak sama dengan pacaran, kamu perlu melegalkan hubungan kalian di hadapan negara.

Terdapat beberapa surat menyurat serta kriteria yang tidak simpel. Nah, apakah anda sudah mengetahui bagaimana sistem birokrasi mengurusi pernikahan yang benar?

Untuk yang belum juga tahu, sebaiknya anda memerhatikan artikel Hipwee Wedding ini hingga habis. Supaya tidak lewatkan satupun serta pernikahanmu dapat jalan dengan lancar.

” Sebelumnya anda mulai mengambil langkah ke step di bawah ini, anda mesti tetapkan dahulu calonnya. Tidak ada calon ya tidak ada pernikahan~ “

1. Hal pertama yang anda kerjakan yaitu lapor ke ketua RT setempat. Baik ketua RT-mu atau RT-nya

Ya, anda mesti lapor dahulu ke ketua RT ditempat anda tinggal. Disana anda mesti memberitahu kapan saat menikah. Kemudian, anda juga akan memperoleh surat pengantar dari ketua RT untuk memberikan laporan ke kelurahan.

Ketua RT juga akan memberikanmu berkas yang pastinya mesti anda lengkapi, yakni “Surat Pernyataan Belum juga Sempat Menikah” serta ditandatangani diatas materai 6 ribu. Formulir itu diisi pernyataan kalau calon mempelai pria/wanita masih tetap berstatuskan single serta belum juga sempat menikah terlebih dulu.

Nah, untuk memperoleh berkas diatas pasti ada prasyaratnya, tersebut prasyarat yang perlu anda bawa :
– 1 Foto copy KTP kamu
– 1 Foto copy Kartu Keluarga kamu
– 1 Foto copy KTP & Kartu Keluarga ke-2 orangtua kita
– Materai Rp. 6. 000, – untuk di cantumkan pada surat pernyataan belum juga sempat menikah yang didapatkan RT

Namun, bila anda telah sempat menikah terlebih dulu, ya isi saja sebenarnya. Janganlah bohong lho.

2. Kemudian, anda mesti ke kantor kelurahan setempat. Minta surat pengantar dari mereka. Termasuk juga bila bila anda juga akan menikah di KUA tempat calon istrimu

Sebelumnya anda ke kantor kelurahan, anda mesti ke kantor RW dahulu. Untuk memperoleh surat pengantar dari RW, serta ingat, janganlah lupa minta cap serta tanda tangan pengurus RW. Cap dari RW itu begitu perlu. Kelak bakalan diurus sama petugasnya kok.

Sesudah memperoleh surat info RT serta RW, anda mesti meneruskan perjalananmu ke kantor kelurahan. Janganlah lupa, dari kelurahan anda mesti membawa kriteria di bawah ini, prasyaratnya nyaris sama dengan langkah awal namun ada sedikit penambahan :

– Foto copy KTP kamu
– Foto copy Kartu Keluarga
– Surat pengantar RT serta RW
– Bawa cocok photo beragam jenis ukuran (2×3, 3×4, 4×6). Karna tentu akan diminta banyak
– Bawa Foto copy KTP & KK Orangtua

Demikian hingga di kantor kelurahan, anda selekasnya minta surat pengantar dari kelurahan. Perlihatkan semuanya kriteria yang telah anda bawa. Nah, di kantor kelurahan anda juga akan memperoleh surat-surat :

Surat pengantar dari kelurahan ini ada 3 yakni N1, N2 serta N4.
surat N1 ini berisi surat keterangan untuk nikah
surat N2 ini berisi surat keterangan asal-usul
surat N4 ini berisi surat keterangan mengenai orangtua.

Baca Juga: Contoh Surat Keterangan

3. Pekerjaan anda nyaris usai, demikian telah memperoleh surat info RT, RW serta Kelurahan anda mesti daftar ke KUA.

Sebelumnya anda mendaftar ke KUA kecamatan ditempat calon istri, anda mesti minta surat referensi dahulu ke KUA kecamatan di akad nikah juga akan diselenggarakan. Agar mereka tidak kecolongan nyatanya ada yang menikah. Nah, surat referensi geser nikah ini perlu untuk lengkapi kriteria yang lain. Ingat ya, surat ini bermanfaat buat mereka yang miliki calon lain lokasi saja. Terkecuali bila anda 1 daerah serta 1 lokasi sama calon pengantin. Surat pengantar ini tidak dibutuhkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *